BAB I
PENDAHULUAN
Assalamu’alaikum. Wr.wb
Bismillahirrohmanirrahim,dengan menyebut
nama Allah SWT saya telah menyelesaikan makalah softskil Teori Organisasi Umum ini
dan telah sampai lah malah ini akan saya kumpulkan.dan mohon dimaafkan apabila
makalan ini tidak sesempurna yang di harapkan. Dan Adapun Tujuan dari organisasi
itu sendiri adalah mampu melatih setiap orang (anggota) agar mampu
bersosialisasi di depan umum, mengungkapkan pendapat, dan mampu menjadi
pemimpin yang bertanggung jawab. Akhir
kata saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu dosen yang telah membantu
saya hingga makalah “Organisasi” ini dapat terselesaikan.
Wassalamuallaikum.
Wr.wb
Jakarta, 3 Oktober 2012
BAB II
LANDASAN TEORI
Organisasi nirlaba atau organisasi non
profit adalah suatu organisasi yang bersasaran pokok untuk mendukung suatu isu
atau perihal di dalam menarik perhatian publik untuk suatu
tujuan yang tidak komersil, tanpa ada perhatian terhadap hal-hal yang bersifat
mencari laba (moneter). Organisasi nirlaba meliputi gereja, sekolah negeri,
derma publik, rumah sakit dan klinik publik, organisasi politis,
bantuan masyarakat dalam hal perundang-undangan, organisasi jasa sukarelawan,
serikat buruh,
asosiasi profesional, institut riset, museum, dan
beberapa para petugas pemerintah.
Perbedaan organisasi nirlaba dengan organisasi laba
Pajak bagi organisasi nirlaba
Banyak yang bertanya, apakah organisasi nirlaba, yang mana mereka tidak
mengambil keuntungan dari apapun, akan dikenakan pajak? Sebagai [entitas] atau
lembaga, maka organisasi nirlaba merupakan subyek pajak. Artinya, seluruh
kewajiban subyek pajak harus dilakukan tanpa terkecuali. Akan tetapi, tidak
semua penghasilan yang diperoleh yayasan merupakan obyek pajak.
Pemerintah Indonesia
memperhatikan bahwa badan sosial bukan bergerak untuk mencari laba, sehingga
pendapatannya diklasifikasikan atas pendapatan yang obyek pajak dan bukan obyek
pajak. Namun di banyak negara, organisasi nirlaba boleh melamar status sebagai
bebas pajak, sehingga dengan demikian mereka akan terbebas dari pajak
penghasilan dan jenis pajak lainnya.
Organisasi pada dasarnya adalah wadah untuk berkumpul
dan saling bekerjasama untuk mengolah suatu sumber daya yang ada sehingga bisa
dimanfaatkan dengan Se -efisien dan se-efektif mungkin agar bias diperoleh
hasil yg semaksimal mungkin .
Banyak Faktor yang bisa menjadi alasan terbentuknya suatu organisasi . Seperti, Kesamaan Visi dan Misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat.
Dalam Organisasi setiap individu sangat diharapkan
dapat saling Berinteraksi dengan baik dengan anggota-anggota organisasi lainnya.
Karena , apabila sudah terjadi hubungan yang baik setiap individu
dapat mengetahui dengan jelas dan dapat berpartisipasi dalam pembangunan
organisasi tersebut menuju arah yang Lebih Baik pastinya. Berdasarkan
tujuannya Organisasi dibagi Menjadi 2 Jenis. Yaitu, Laba dan Non Laba . Disini
saya akan Membahas “Organisasi Non Laba”
BAB IV
PERMASALAHAN
Organisasi nirlaba atau organisasi non
profit adalah suatu organisasi yang
bersasaran pokok untuk mendukung suatu isu atau perihal di dalam menarik
perhatian publik untuk suatu tujuan yang tidak
komersil, tanpa ada perhatian terhadap hal-hal yang bersifat mencari laba
(moneter). Organisasi nirlaba meliputi gereja, sekolah negeri,
derma publik, rumah sakit
dan klinik publik, organisasi politis, bantuan masyarakat
dalam hal perundang-undangan, organisasi jasa sukarelawan, serikat buruh, asosiasi profesional, institut
riset, museum, dan beberapa para petugas
pemerintah.
Organisasi Nirlaba di Beberapa Negara Indonesia
Di Indonesia, organisasi nirlaba telah berkembang cukup pesat, terutama di
bidang keagamaan serta advokasi. Selain itu, dibidang pendidikan kini juga
mulai berkembang, seperti yang dilakukan oleh Internews Indonesia, dimana
mereka melakukan bimbingan bagi para jurnalis.
=== Amerika
Serikat ===
Perkembangan organisasi nirlaba di Amerika Serikat telah sangat jauh lebih
maju dibanding Indonesia, terutama dalam bidang keagamaan. Amandemen Pertama
Amerika Serikat menjamin kebebasan beragama bagi masyarakatnya. Bagaimanapun,
organisasi nirlaba relijius seperti gereja, tunduk kepada lebih sedikit sistem
pelaporan pemerintah pusat dibanding dengan banyak organisasi lain.
=== Kanada ===
Di Kanada, organisasi nirlaba yang mengambil format derma biasanya harus
dicatatkan di dalam Agen Pendapatan Kanada (Canada Revenue Agency).
=== Kerajaan
Inggris ===
Di Inggris dan Wales, organisasi nirlaba yang mengambil format derma
biasanya harus dicatatkan di dalam Komisi Pengawasan Derma. Di Skotlandia,
Kantor Pengatur Derma Skotlandia juga melayani fungsi yang sama. Berbeda dengan
organisasi nirlaba di Amerika Serikat, seperti serikat buruh, biasanya tunduk
kepada peraturan yang terpisah, dan tidak begitu dihormati sebagaimana halnya
derma dalam hal pengertian teknis.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar