Recent Post

Senin, 22 Oktober 2012

TEORI ORGANISASI UMUM1- ORGANISASI LINI



BAB I

PENDAHULUAN


Assalamu’alaikum. Wr.wb
  Bismillahirrohmanirrahim,dengan menyebut nama Allah SWT saya telah menyelesaikan makalah softskil Teori Organisasi Umum ini dan telah sampai lah malah ini akan saya kumpulkan.dan mohon dimaafkan apabila makalan ini tidak sesempurna yang di harapkan. Dan Adapun Tujuan dari organisasi itu sendiri adalah mampu melatih setiap orang (anggota) agar mampu bersosialisasi di depan umum, mengungkapkan pendapat, dan mampu menjadi pemimpin yang bertanggung jawab. Akhir kata saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu dosen yang telah membantu saya hingga makalah “Organisasi” ini dapat terselesaikan.
 Wassalamuallaikum. Wr.wb


BAB II

LANDASAN TEORI

 Organisasi adalah suatu tempat untuk mengungkapkan pendapat atau tempat untuk mencapai tujuan yang telah disepakati. Sedangkan pengorganisasian adalah salah satu fungsi organik dari manajemen dimana dari kedua fungsi tersebut akan dijalankan setelah melakukan perencanaan (planning).
Organisasi-organisasi merupakan entitas-entitas yang memungkinkan masyarakat untuk mencapai hasil-hasil tertentu, yang tidak mungkin dilaksanakan oleh individu-individu yang bertidak secara sendiri.

Keempat bentuk organisasi itu adalah :
1.    Organisasi lini (line organization).
2.   Organisasi  lini dan staf (line and staff organization).
3.   Organisasi fungsional (functional organization).
4.   Organisasi tipe panitia (Committee-type of organization).
ORGANISASI LINI

A. Bentuk Organisasi Lini
Bentuk ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1.    Pada umumnya organisasinya kecil.
2.   Jumlah karyawannya masih sedikit.
3.   Pemilik organisasi biasanya menjadi pimpinan tertinggi dalam organisasi.
4.   Hubungan kerja antara pimpinan dan bawahan pada umumnya masih bersifat langsung (face-to-face relation­ships).
5.   Tingkat spesialisasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi organisasi masih rendah.
6.   Semua anggota organisasi masih kenal satu sama lain.
7.   Tujuan  yang hendak dicapai relatif masih sederhana.
8.   Alat-alat yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan dalam rangka pencapaian tujuan belum terlalu beraneka ragam;
9.   Susunan organisasi tidak rumit.
10.                Produksi yang dihasilkan tidak atau belum beranekaragam (diversified).
Karena sifat organisasi lini yang pada umumnya masih kecil dan sederhana itu, maka ada beberapa kebaikan bentuk ini, meskipun ada pula kelemahan-kelemahannya.2

B. Kebaikan Organisasi Lini
Kebaikan bentuk organisasi lini antara lain adalah:
1.    Proses pengambilan keputusan dapat berjalan dengan lancar karena jumlah orang yang perlu diajak berkonsultasi masih sedikit.
2.   Rasa solidaritas di kalangan para anggota organisasi pada umumnya masih tinggi karena masih saling kenal.
3.   Disiplin kerja biasanya tinggi.
4.   Kerja sama biasanya mudah dipupuk.
C. Kelemahan Organisasi Lini
Kelemahan-kelemahan   bentuk   organisasi   lini   antara  lain adalah:
1.    Tujuan organisasi sama atau paling sedikit didasarkan atas tujuan pribadi pimpinan tertinggi dalam organisasi pada umumnya menjadi pemilik dari organisasi yang bersangkutan.
2.   Kecenderungan bagi pimpinan organisasi untuk bertindak otokratis masih besar karena organisasi dipandang sebagai milik pribadi.
3.   Seluruh organisasi terlalu bergantung kepada seseorang sehingga kalau orang terse but oleh karena berbagai hal tidak mampu melaksanakan tugas, maka seluruh organisasi terancam oleh ketidak langsungan hidupnya.
4.   Kesempatan bagi para karyawan untuk mengembangkan spesialisasi sangat terbatas.
Kiranya tidak terlalu sukar untuk memahami bahwa bentuk organisasi lini sudah kurang sesuai untuk zaman ini yang biasanya cukup kompleks itu, karena organisasi saat ini memerlukan berbagai spesialisasi untuk melaksanakan tugas-tugas rumit yang harus   terlaksana dalam oleh organisasi tersebut.


BAB IV

PERMASALAHAN
Masalah dalam Kepemimpinan di Organisasi Saat Ini Ketika perusahaan terlalu fokus pada bagaimana ia bersaing dengan perusahaan lain, kondisi dalam organisasi diperlakukan dengan cara yang tidak efektif. Manajemen lebih tertarik pada penampilan yang baik daripada melakukan apa yang diperlukan, hasilnya yaitu kemunduran besar bagi ekonomi dan pendidikan di dunia. Pemimpin tim berfokus untuk memeras bakat individu demi kepentingan organisasi Manajer, di sisi lain mengevaluasi isu-isu dan masalah.
Perbedaannya jelas sebuah tim memiliki visi dan sebuah manajemen memiliki agenda.”
Dalam organisasi dewasa ini, tuntutannya adalah untuk menanggapi perubahan teknologi dan pasar dengan menjadi organisasi belajar. Pemimpin dan karyawan menjangkau luar batas-batas mereka dalam rangka untuk mengembangkan hubungan yang lebih efektif, prosedur, proses, dan penglihatan. Sebagian besar masalah organisasi saat ini adalah kurangnya kepemimpinan bukan bakat. Untungnya, orang-orang mulai menyadari bahwa kinerja dari peran kepemimpinan sangat penting tidak hanya untuk kesuksesan, tapi juga untuk bertahan hidup. Organisasi harus ingat bahwa generasi ini memiliki kewajiban etis untuk masa depan dan kesejahteraan generasi berikutnya. Motivation Saat seseorang memotivasi dirinya sendiri atau orang lain, orang tersebut sedang mengembangkan kondisi yang akan membantu mendorong seseorang untuk berperilaku sesuai kehendak.
Salah satu tantangan yang lebih sulit untuk seorang pemimpin adalah untuk belajar bagaimana secara efektif memotivasi mereka yang bekerja untuk mereka. Salah satu alasan mengapa begitu sulit adalah karena motivasi bisa sangat pribadi. Biasanya, para pemimpin yang tidak berpengalaman percaya bahwa faktor-faktor yang memotivasi diri mereka sendiri akan memotivasi lain. Jadi menurut saya pribadi yaitu ayo bangkitkan lagi semangat kita dalam sebuah memimpin disuatu kepemimpinan nantinya dan tentunya seorang pemimpin organisasi harus didasarkan dengan tanggung jawab J

Sumber : http://jejak-jalanan.blogspot.com/2012/06/organisasi-staf-lini-staf.html
http://christhoper.wordpress.com/2010/12/21/masalah-dalam-kepemimpinan-di-organisasi-saat-ini/









Selasa, 02 Oktober 2012

TEORI ORGANISASI UMUM -ORGANISASI NON PROFIT

 

BAB I

PENDAHULUAN

Assalamu’alaikum. Wr.wb
  Bismillahirrohmanirrahim,dengan menyebut nama Allah SWT saya telah menyelesaikan makalah softskil Teori Organisasi Umum ini dan telah sampai lah malah ini akan saya kumpulkan.dan mohon dimaafkan apabila makalan ini tidak sesempurna yang di harapkan. Dan Adapun Tujuan dari organisasi itu sendiri adalah mampu melatih setiap orang (anggota) agar mampu bersosialisasi di depan umum, mengungkapkan pendapat, dan mampu menjadi pemimpin yang bertanggung jawab. Akhir kata saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu dosen yang telah membantu saya hingga makalah “Organisasi” ini dapat terselesaikan.
 Wassalamuallaikum. Wr.wb








Jakarta, 3 Oktober 2012





BAB II

LANDASAN TEORI

Organisasi nirlaba atau organisasi non profit adalah suatu organisasi yang bersasaran pokok untuk mendukung suatu isu atau perihal di dalam menarik perhatian publik untuk suatu tujuan yang tidak komersil, tanpa ada perhatian terhadap hal-hal yang bersifat mencari laba (moneter). Organisasi nirlaba meliputi gereja, sekolah negeri, derma publik, rumah sakit dan klinik publik, organisasi politis, bantuan masyarakat dalam hal perundang-undangan, organisasi jasa sukarelawan, serikat buruh, asosiasi profesional, institut riset, museum, dan beberapa para petugas pemerintah.
Perbedaan organisasi nirlaba dengan organisasi laba
Pajak bagi organisasi nirlaba
Banyak yang bertanya, apakah organisasi nirlaba, yang mana mereka tidak mengambil keuntungan dari apapun, akan dikenakan pajak? Sebagai [entitas] atau lembaga, maka organisasi nirlaba merupakan subyek pajak. Artinya, seluruh kewajiban subyek pajak harus dilakukan tanpa terkecuali. Akan tetapi, tidak semua penghasilan yang diperoleh yayasan merupakan obyek pajak.

Pemerintah Indonesia memperhatikan bahwa badan sosial bukan bergerak untuk mencari laba, sehingga pendapatannya diklasifikasikan atas pendapatan yang obyek pajak dan bukan obyek pajak. Namun di banyak negara, organisasi nirlaba boleh melamar status sebagai bebas pajak, sehingga dengan demikian mereka akan terbebas dari pajak penghasilan dan jenis pajak lainnya.

Organisasi pada dasarnya adalah wadah untuk berkumpul dan saling bekerjasama untuk mengolah suatu sumber daya yang ada sehingga bisa dimanfaatkan dengan Se -efisien dan se-efektif mungkin agar bias diperoleh hasil yg semaksimal mungkin .

            Banyak Faktor yang bisa menjadi alasan terbentuknya suatu organisasi . Seperti, Kesamaan Visi dan Misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat.
Dalam Organisasi setiap individu sangat diharapkan dapat saling Berinteraksi dengan baik dengan anggota-anggota organisasi lainnya. Karena , apabila sudah terjadi hubungan yang baik  setiap individu dapat mengetahui dengan jelas dan dapat berpartisipasi dalam pembangunan organisasi tersebut menuju arah yang Lebih Baik pastinya. Berdasarkan tujuannya Organisasi dibagi Menjadi 2 Jenis. Yaitu, Laba dan Non Laba . Disini saya akan Membahas “Organisasi Non Laba”


 
BAB IV

PERMASALAHAN

Organisasi nirlaba atau organisasi non profit adalah suatu organisasi yang bersasaran pokok untuk mendukung suatu isu atau perihal di dalam menarik perhatian publik untuk suatu tujuan yang tidak komersil, tanpa ada perhatian terhadap hal-hal yang bersifat mencari laba (moneter). Organisasi nirlaba meliputi gereja, sekolah negeri, derma publik, rumah sakit dan klinik publik, organisasi politis, bantuan masyarakat dalam hal perundang-undangan, organisasi jasa sukarelawan, serikat buruh, asosiasi profesional, institut riset, museum, dan beberapa para petugas pemerintah.

Organisasi Nirlaba di Beberapa Negara Indonesia

Di Indonesia, organisasi nirlaba telah berkembang cukup pesat, terutama di bidang keagamaan serta advokasi. Selain itu, dibidang pendidikan kini juga mulai berkembang, seperti yang dilakukan oleh Internews Indonesia, dimana mereka melakukan bimbingan bagi para jurnalis.

=== Amerika Serikat ===
Perkembangan organisasi nirlaba di Amerika Serikat telah sangat jauh lebih maju dibanding Indonesia, terutama dalam bidang keagamaan. Amandemen Pertama Amerika Serikat menjamin kebebasan beragama bagi masyarakatnya. Bagaimanapun, organisasi nirlaba relijius seperti gereja, tunduk kepada lebih sedikit sistem pelaporan pemerintah pusat dibanding dengan banyak organisasi lain.

=== Kanada ===
Di Kanada, organisasi nirlaba yang mengambil format derma biasanya harus dicatatkan di dalam Agen Pendapatan Kanada (Canada Revenue Agency).

=== Kerajaan Inggris ===
Di Inggris dan Wales, organisasi nirlaba yang mengambil format derma biasanya harus dicatatkan di dalam Komisi Pengawasan Derma. Di Skotlandia, Kantor Pengatur Derma Skotlandia juga melayani fungsi yang sama. Berbeda dengan organisasi nirlaba di Amerika Serikat, seperti serikat buruh, biasanya tunduk kepada peraturan yang terpisah, dan tidak begitu dihormati sebagaimana halnya derma dalam hal pengertian teknis.